Cara Setting Mikrotik OS sebagai Router Warnet

Post image of Cara Setting Mikrotik OS sebagai Router Warnet
Filed in Featured , Tutorial Mikrotik 0 comments

PHP Error Message

Warning: preg_match_all() [function.preg-match-all]: Compilation failed: unrecognized character after (?< at offset 9 in /home/a8955708/public_html/wp-content/plugins/fv-code-highlighter/FVCodeHighlighter.php on line 70


PHP Error Message

Warning: preg_match_all() [function.preg-match-all]: Compilation failed: unrecognized character after (?< at offset 15 in /home/a8955708/public_html/wp-content/plugins/fv-code-highlighter/FVCodeHighlighter.php on line 358

Eh… posting lagi deh saya, udah lama gak posting2 artikel di blog saya.. Untuk kali saya akan membahas bagaimana cara mensetting Mikrotik sebagai Router, Sebenarnya tidak sulit2 banget untuk setting Mikrotik. Mungkin temen2 sudah pernah menemukan bagaimana cara setting Mikrotik sebagai Router, tapi mungkin cara yang temen2 temukan terlalu banyak, jadi agak males untuk mempelajarinya. Tapi disini akan saya kasih cara setting Mikrotik yang simple dan mudah untuk dipelajari.

Cara ini sudah saya praktekkan sendiri di warnet saya  dan hasilnya bisa berjalan dengan baik. Untuk membangun sebuah Router Mikrotik ada beberapa alat dan bahan yang harus temen2 siapkan, diantaranya adalah:

  • Seperangkan komputer (baru atau bekas juga boleh), saya dulu menggunakan komputer P2 dengan memory 64 MB, dan hasilnya sudah bagus..
  • 2 buah LAN Card.
  • Siapkan juga CD OS Mikrotik, jika belum punya temen2 bisa Googling aja, banyak banget berserakan disana .

Jika semua perlengkapan diatas sudah ada, langsung aja mulai prosesnya…
Install dulu mikrotiknya… Jika sudah login dulu, default login untuk user : admin, password : (kosong).

Selanjutnya ikuti langkah2 dibawah ini:

Asumsi:

{code type=xml}IP LAN Local : 192.168.2.1
IP LAN Speedy : 192.168.1.2
Gateway : 192.168.1.1{/code}

Pemberian Nama pada Interface card

{code type=xml}interface set ether1 nama=local
interface set ether2{/code}

Pemberian IP Address pada tiap interface

code type=xml}ip address add address=192.168.2.1/24 interface=local disabled=no
ip address add address=192.168.1.2/24 interface=internet disabled=no{/code}

Setting NAT

{code type=xml}ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=internet action=masquerade{/code}

Tambahkan Gateway

{code type=xml}ip route add gateway=192.168.1.1{/code}

Tambahkan DNS

{code type=xml}ip dns set primary-dns=202.134.1.10 secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-requests=yes{/code}

>> Selanjutnya lakukan cek di tiap2 IP Address, caranya yaitu dengan melakukan Ping di tiap2 IP Adrress tadi, contoh:

{code type=xml}ping 192.168.2.1{/code}

Lakukan cek ping di tiap2 IP Adrress, jika hasilnya menunjukkan Reply, maka sudah berhasil terkoneksi dengan baik.

Dengan script diatas Router saya sudah berjalan dengan baik.

Script diatas hanya agar bisa menkoneksikan Internet dari Modem -> Mikrotik -> HUB -> Clients.
Untuk pengaturan BW dan Web Proxy tidak ada..
Untuk pengaturan bandwidth temen2 bisa pakek Simple Queues
Sedangkan jika ingin menggunakan Web Proxy saya sarankan untuk menggunakan Proxy dari luar saja, seperti squid atau yang lainnya, karena Proxy bawahan Mikrotik kurang bagus jika diguanakan untuk banyak clients..

Gimana.. Simple banget kan script diatas..
Ya udah deh.. artikel tentang mikrotik yang lain akan menyusul..
Semoga berguna bagi temen2 semua….. Amiiiin…

Posted by SkyNet   @   25 December 2010 0 comments
Tags : ,

0 Comments

No comments yet. Be the first to leave a comment !
Leave a Comment

Previous Post
«
Next Post
»
CrossBlock designed by DeltaManual.Com  |  In conjunction with Web Hosting   |   Web Hosting   |   Reverse phone